Senin, 2 November 2026
Portal-hub

BMKG Modifikasi Cuaca Jakarta hingga 25 Oktober, Tebar 4 Ton Garam

LingkunganSumber asli: CNN ID
BMKG Modifikasi Cuaca Jakarta hingga 25 Oktober, Tebar 4 Ton Garam
Foto: CNN ID

Ringkasan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) dari 21 hingga 25 Oktober 2026. Upaya ini bertujuan menekan polusi udara di ibu kota dan mendukung kenyamanan lingkungan di tengah suhu panas. Operasi ini merupakan bagian dari sinergi BMKG dan Pemprov DKI Jakarta dalam mitigasi bencana hidrometeorologi serta pengendalian kualitas udara, dengan pertukaran data meteorologi dan kualitas udara bersama Dinas Lingkungan Hidup DKI.

Untuk memicu hujan, BMKG telah menyemai total 4.000 kilogram garam atau natrium klorida (NaCl) menggunakan pesawat Cessna Caravan C208B. Penyemaian awan ini menargetkan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), dengan fokus pada awan potensial di Jakarta Selatan, Bekasi, Depok, dan Bogor. Hujan diharapkan dapat membantu membersihkan partikel pencemar dari atmosfer, meskipun efektivitasnya bergantung pada kondisi cuaca dan karakteristik pencemar. BMKG juga menyediakan informasi kualitas udara melalui aplikasi JAKI untuk mendukung antisipasi dini masyarakat.

Sumber: CNN ID. Rujuk artikel asli untuk informasi lengkap dan akurat.

Poin penting

  • BMKG dan BPBD DKI Jakarta gelar operasi modifikasi cuaca (OMC) pada 21-25 Oktober 2026.
  • Tujuannya menekan polusi udara dan mendukung kenyamanan lingkungan di tengah suhu panas.
  • Sebanyak 4.000 kg garam disemai untuk memicu hujan di wilayah Jabodetabek.
  • Informasi kualitas udara tersedia di aplikasi JAKI untuk antisipasi dini masyarakat.
Baca Artikel Selengkapnya di CNN ID

Hak cipta isi berita dimiliki CNN ID. Disclaimer

modifikasi cuacapolusi udarabmkgjakartalingkungan

Berita terkait